Migrasi ke Open Office dan kendala yang dihadapi
Mungkin terlihat sederhana untuk berpindah haluan dari Microsoft office (sang legenda) dan beralih ke pendatang baru (open office). sedikit terasa lebih gampang kalo berpindah dari microsoft windows ke linux saja. karena tidak akan banyak menghambat pelaksanaan pekerjaan.apalagi ketika kita butuh untuk menyelesaikan pekerjaan yang cepat dan atasan sudah menunggu kita. tentu kita akan berpikir ulang untuk menggunakan aplikasi ini. Untungnya anda gratis mendapatkannya, dengan sedikit belajar dan pembiasaan. atau anda memilih untuk terus membayar sebuah aplikasi?
Ini mungkin yang perlu anda perhatikan kalo anda akan menggunakan open office, beberapa contoh dari perbedaan itu….
1. Perbedaan jenis font, hal ini dapat diatasi dengan memasukkan font-font Microsoft Office ke system Linux, solusinya dengan menambahkan font windows pada system.
2. Tabel dan gambar, penanganan gambar dan tabel pada Microsoft Office dan OpenOffice memang berbeda. Kemungkinan ketika membuka dokumen doc yang mengandung tabel dan gambar akan terlihat sedikit berantakan di Open Office. Tapi dengan meluangkan sedikit waktu, sebenarnya kita dapat memperbaiki dokumen-dokumen tersebut dan menyimpannya dalam format OpenOffice
3. Menu dan interface yang berbeda. Open Office dan Microsoft Office memiliki perbedaan mendasar pada peletakan menu-menunya. Bagi pengguna yang sudah sangat familiar dengan Ms.Office tentu akan merasa tidak nyaman dengan perubahan tersebut. Dalam hal ini sangat bergantung dengan kemauan (willingnes) dari pengguna untuk mempelajari dan beradaptasi dengan perubahan
4. Mail Merge, sangat berbeda antara Microsoft Office dan Open Office. Dokumen mail merge dari Microsoft Office sendiri tidak dapat dibaca oleh Open Office, oleh karena itu pengguna harus membuat ulang dokumen mail merge tersebut. Namun apabila pengguna telah terampil, penggunaan mail merge pada Open Office jauh lebih fleksibel dan mudah daripada menggunakan mail merge dengan Microsoft Office.
Masih banyak kendala-kendala lainnya yang dirasakan ketika pengguna bermigrasi menggunakan Open Office, seperti perbedaan printing, membuat file presentasi, dan pengolahan data dengan spreadsheet. Oleh karena itu, diperlukan support yang solid untuk menjembatani kendala yang muncul ketika pengguna menggunakan Open Office. Sedangkan dari sisi pengguna sendiri, mereka harus memiliki kesadaran yang tinggi dan memiliki kemauan yang kuat meluangkan sedikit waktu untuk beradaptasi dengan OpenOffice.tinggal kemauan dan keinginan untuk belajar lebih jauh.



















kekurangan open office yg pernah gw temuin :
tabel yang di save sebagai csv (comma deliited value) nggak kompatibel dengan aplikasi pelaporan elektronik kantor kita.
apa aplikasinya yang dudul ya?
gw juga ga tau d
Tulisan Terakhir di blog rerere: sosok yang bisa membangkitkan optimisme bangsa
Sebanding lah dengan kegratisannya.
@rerere kantor kita itu terlalu microsoft minded, apa2 kudu pake produknya micsoroft
@kishandono yups gratis berarti belajar dan belajar gak pernah jelek. jadi gratis gak pernah jelek..
Tulisan Terakhir di blog juansuandi: Migrasi ke Open Office dan kendala yang dihadapi
emang tuh, terlalu microsoft minded…